PELANGGARAN PRINSIP KESANTUNAN DALAM TALKSHOW “INDONESIA LAWYERS CLUB” EPISODE PILPRES 2019 KEMBALI MEGA VS SBY (KAJIAN PRAGMATIK)

Afiyah, Nurul (2019) PELANGGARAN PRINSIP KESANTUNAN DALAM TALKSHOW “INDONESIA LAWYERS CLUB” EPISODE PILPRES 2019 KEMBALI MEGA VS SBY (KAJIAN PRAGMATIK). Skripsi thesis, UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA.

[thumbnail of 1 HALAMAN DEPAN.pdf] Text
1 HALAMAN DEPAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution No Derivatives.

Download (4MB)
[thumbnail of 2 ABSTRAK.pdf] Text
2 ABSTRAK.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution No Derivatives.

Download (144kB)
[thumbnail of 3 BAB I.pdf] Text
3 BAB I.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution No Derivatives.

Download (243kB)
[thumbnail of 8 DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution No Derivatives.

Download (2MB)
Official URL: https://unipasby.ac.id/

Abstract

Afiyah, Nurul. 2015. Pelanggaran Prinsip Kesantunan Dalam
Talkshow “Indonesia Lawyers Club” Episode Pilpres 2019
Kembali Mega Vs Sby (Kajian Pragmatik). Skripsi. Program
Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.
Pembimbing: Dra. Luluk Isani Kulup, M.Pd.
Kata Kunci : Indonesia Lawyers Club, prinsip kesantunan, maksim.
Indonesia Lawyers Club (ILC) adalah program tayangan Tv
One menarik yang dihadiri oleh narasumber-narasumber utama dan
mengangkat isu dari berbagai prespektif. Salah satu kekuatan
program ini terletak pada pembahasan sebuah kejadian dan isu-isu
yang sedang hangat diperbincangkan di masyarakat. Di dalam
talkshow ILC tersebut, terjadi interaksi yang tidak seharusnya
dilontarkan antar narasumber dalam sebuah diskusi sehingga dalam
penelitian ini terdapat banyak pelanggaran prinsip kesantunan dalam
sebuah tuturan pada diskusi dan debat, yang tidak semuanya
memenuhi prinsip kesantunan yang ada.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan
bentuk pelanggaran pada maksim kearifan (tact maxim), untuk
mendeskripsikan bentuk pelanggaran pada maksim pujian
(approbation maxim), untuk mendeskripsikan bentuk pelanggaran pada maksim kerendahan hati (modesty maxim). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori prinsip kesantunan dari Leech, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Tehnik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yakni mencermati, menginterpretasi, mengelompokkan, menganalisis, menyimpulkan. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa dalam talkshow Indonesia Lawyers Club terdapat tiga pelanggaran dalam prinsip kesantunan, yakni maksim kearifan (tact maxim), maksim pujian (approbation maxim), dan maksim kerendahan hati (modesty maxim). Saran diberikan agar penelitian ini, 1) adanya tindakan lebih lanjut untuk mengembangkan subjek lain mengenai enam maksim yang ada pada teori prinsip kesantunan Leech. 2) Temuan ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi untuk perkembangan keilmuan agar kedepannya menjadi lebih baik lagi, serta dapat menjadi salah satu tolak ukur dalam ilmu kebahasaan dan berbagai ilmu lain yang masih saling mempunyai keterkaitan. 3) Selain itu, penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam pembelajaran bahasa di sekolah khususnya bagian topik yang berkaitan dengan penggunaan bahasa dalam komunikasi sehari-hari dengan memperhatikan kesantunan hubungan antar peserta didik, guru dan peserta didik dalam pembentukan karakter.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
L Education > L Education (General)
P Language and Literature > PN Literature (General)
P Language and Literature > PN Literature (General) > PN1990 Broadcasting
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISH) > Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI)
Depositing User: Guruh Fitriawan PERPUS
Date Deposited: 21 Dec 2022 06:25
Last Modified: 21 Dec 2022 06:25
URI: https://repository.unipasby.ac.id/id/eprint/2990

Actions (login required)

View Item
View Item